Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 25 Mei RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET

Dua Marinir Belanda Gugur Di Uruzgan

Diterbitkan 18 April 2010 - 2:14pm
Diarsip dalam:

Dua marinir Belanda tewas di Uruzgan. Hal itu diumumkan oleh komandan angkatan bersenjata Belanda jendral Peter van Uhm. Kedua militer anggota pasukan internasional ISAF tewas akibat ranjau darat ketika melakukan operasi militer.
Korban adalah Jeroen Houweling 29 tahun dan Marc Harders 23 tahun. Dalam insiden itu, seorang militer 21 tahun luka-luka. Kondisinya dilaporkan stabil.

Kedua marinir dari tangsi Van Braam Houckgeest di kota Dorn, Belanda tengah. Bersama temannya yang luka-luka, mereka berada dalam kendaraan lapis baja di Uruzgan ketika terkena ranjau darat. Mereka ambil bagian dalam operasi Kharok Mahy.

Jendral van Uhm menyampaikan belasungkawa. "Tewasnya kedua militer ini meningatkan kita bahwa misi pasukan Belanda di Uruzgan Aghanistan masih belum tuntas", tegasnya

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Stedelijk Museum Amsterdam Dibuka untuk Pers
Stedelijk Museum di Amsterdam dibuka untuk pers Rabu (09/05), setelah...
Terapi Virtual untuk Korban Pelecehan Seksual
Tim psikolog Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, menggunakan...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET