Eropa menyadari pinjaman mikro sebagai jalan keluar mengatasi pengangguran dan kemiskinan. Uni Eropa menyediakan 100 juta euro untuk para pengusaha yang kreatif. Di Belanda, Putri Maxima membuka Pusat Dukungan Pinjaman Mikro yang keempat puluh.
Pusat Dukungan Pinjaman Mikro menyediakan pinjaman maksimal 35 ribu euro kepada para pengusaha pemula. Pinjaman itu akan menjangkau orang-orang berpendidikan rendah dan penerima tunjangan, dengan ide kreatif. Kelahiran para pengusaha kecil itu memang tidak memberi dampak besar untuk ekonomi nasional namun mereka paling tidak akan meraih kembali kehormatan diri dan kebanggaan.
Berkembang Pesat
Orang di belakang itu adalah putri Maxima. Sebagian besar orang tidak pernah mendengar pinjaman mikro, kendati putri Maxima adalah penasihat PBB untuk pinjaman mikro. Sementara publisitasnya tidak lagi besar-besaran, namun pinjaman itu berkembang pesat, hingga pengusaha kreatif dapat diuntungkan, kata ketuanya Diederik Laman Trip dari Dewan Belanda untuk Pinjaman Mikro ketika pembukaan Pusat Dukungan di Hilversum.
Mereka dipercaya untuk meminjam dana. Mendirikan perusahaan sendiri dapat mengembalikan kebanggaan mereka. Dan jika semuanya berjalan lancar maka tunjangan sosial tidak dibutuhkan lagi. Lama kelamaan setiap orang akan diuntungkan, demikian keterangannya soal popularitas pinjaman mikro.
Laman Trip: Kepercayaan, kebanggaan dan kemerdekaan merupakan tiga dasar keseimbangan masyarakat. Baik bagi masyarakat yang tinggal jauh dari Belanda maupun di masyarakat barat sendiri.
Tidak Terpusat
Dewan dimana Maxima juga menjadi anggotanya, didirikan tahun 2007 untuk memperkenalkan pinjaman mikro ke pemerintah, bank-bank dan universitas. Pengetahuan mereka soal pinjaman mikro memang ada namun masih tidak terpusat.
Di negara makmur seperti Belanda pun, memperoleh pinjaman mikro tidaklah begitu saja. Di Belanda, bank-bank lebih memilih untuk tidak meminjamkan pinjaman dengan jumlah kecil (maksimal 35 ribu euro) tanpa jaminan. Keuntungan yang diperoleh kecil, sementara risikonya besar. Jika perusahaan itu bangkrut, apakah bank-bank tersebut dapat memperoleh kembali uangnya?
Pengusaha yang Bangga
Pengusaha Lot Vermeer, pencipta dan penjual mainan anak tidak merusak kepercayaan itu. Perusahaannya sebetulnya berjalan dengan baik namun adanya tenggang yang lama antara proses penciptaan dan penjualan produk di toko, maka ia meminjam dari bank.
Onno de Graaf adalah seorang pencampur minuman terkenal. Ia kini hanya memikirkan campuran terbaru untuk minumannya. Onno de Graaf memulai usahanya dengan pinjaman kecil dari bank.
Les Pembukuan
Siapa yang menerima pinjaman mikro tidak saja memperoleh uangnya namun juga bimbingan dan pelatihan. Dan itu berarti mereka tidak dapat berbuat seenaknya. Siapa yang membuat neraca keuangannya berantakan maka boleh menanti teguran dari peminjam.
Kami berhubungan dengan murid-murid yang antusias yang selalu disibukan dengan urusan perusahaannya siang dan malam. Namun mereka kadang melupakan pengaturan keuangan, kata direktur Erik Friedberg dari Pusat Dukungan Pinjaman Mikro di Hilversum. Beberapa di antara mereka bahkan tidak mengetahui dasar-dasar pembukuan seperti debit dan kredit.
Erik Friederich : Mereka berpendapat itu mengesalkan. Belum apa-apa sudah menyatakan bahwa itu sulit. Pada tahap persiapan kami memberikan latihan dan bimbingan. Setelah persiapan kami memberikan program pembukuan online pada mereka. Dengan demikian mereka bisa melakukan sendiri dan melihat hasil perusahaan mereka. Dengan cara itu, mereka akhirnya puas, karena training itu dapat dengan mudah diikuti.
Sampai sejauh ini ada sekitar 650 pengusaha kecil Belanda yang mendapat pinjaman mikro. Masih terlampau dini untuk menilai apakah mereka sukses atau tidak. Meskipun ada krisis ekonomi, ketua Dewan Pinjaman Mikro Lama Trip optimis dengan pengembangan program-program pinjaman mikro.
Laman Trip: Harapan kami adalah dalam waktu lima tahun mendatang kami dapat merangkul 5000 pegusaha. Dengan semikian kami mendukung 25 persen pengusaha baru di Belanda. Jadi kami masih harus berbuat banyak.
Belanda tidak sendiri dengan rencana ambisius tersebut. Di negara-negara ekonomi lemah seperti Eropa Tengah, pinjaman mikro berkembang. Hal yang sama terjadi pula di Prancis, Spanyol dan Britania.
Munculnya Multinasional
Perkembangan pesat soal pinjaman mikro bahkan juga menyentuh Uni Eropa. Untuk memberantas pengangguran dan kemiskinan maka Uni Eropa akan memberikan pinjaman sebanyak 45 ribu orang dalam jangka waktu delapan tahun dengan maksimal 25 ribu euro per pinjaman. Untuk sementara ada 100 juta euro yang tersedia.
Itu adalah jumlah yang tidak akan menyelamatkan ekonomi yang sedang jatuh, namun bukankah setiap perusahaan besar juga berawal dari perusahaan kecil, kata Laman Trip. Kita tinggal menanti, pinjaman mikro mana yang dapat menciptakan perusahaan multinasional.

























Itulah typical belanda, menyengsarakan rakyatnya dengan iming-iming hutang, dan bujukan ngutang.
Kalau tidak bevolkingnya di beri hutangan mana mereka bisa hidup, orang asia tidak dibantu pemerintah
dengan pinjaman tapi mereka mandiri, kreatif otaknya musti diplintir untuk bisa makan sehari.
Sedang belanda bagaimana bisa hutang untuk beli mobil, hypotheek rumah, pinnen buat belanja, kerja satu tahun buat vakantie 3 minggu-kurangnya ngredit. Hidupnya gali lobang tutup lobang.
Orang asia kebanyakan miskin tapi mereka punya rumah sendiri meski rumah gubug tapi tanah kebanyakan HM. Orang belanda sertifikat milik bank semua.
Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.