Setelah gempa bumi Sumatra Barat Rabu lalu, banyak pihak swasta dan perorangan yang mengumpulkan dana untuk membantu para korban.
Di antaranya Betty Litamahuputty, warga Belanda yang tinggal dan bekerja di Indonesia. Bersama teman-temannya mereka membagi-bagikan paket sembako, selimut serta tenda. Terutama untuk warga yang tinggal di pelosok, yang hingga sekarang belum menerima bantuan sedikit pun. Ikuti keterangannya kepada Radio Nederland:
"Rabu malam setelah gempa, seorang temannya yang berasal dari Batusangkar berangkat ke Sumatra Barat untuk melihat situasi. Setelah kembali di Jakarta dilakukan pengumpulan dana di antara kawan-kawan baik di Indonesia dan terutama di Belanda. Bantuan itu langsung diberikan. Mereka bisa membuat 150 bungkus sembako, yang terdiri atas beras, mie instant, minyak goreng, obat nyamuk dan juga pembalut wanita."
Bantuan ini diserahkan kepada penduduk di desa-desa terpencil di Pariaman. Misalnya desa Dua Sungai Durian, Sungai Sariak Pariaman. Keadaan di desa ini parah sekali. Sebelum gempa ada 236 rumah. Setelah gempa hanya tinggak sekitar 8 bangunan, dan separuhnya juga tidak layak dihuni lagi.
Klik tanda panah di bawah ini untuk mengikuti wawancara selengkapnya:























Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.