Demonstrasi kembali berlangsung di ibukota Thailand, Bangkok menentang perdana menteri Abhisit Vejjajiva.
Puluhan ribu demonstran berada di atas kendaraan roda empat dan motor menerobos jalanan yang sibuk di ibukota Bangkok. Para demonstran merah tersebut menyatakan tetap akan terus melancarkan aksinya sampai pemerintah pimpinan perdana menteri Abhisit jatuh.
Para demonstran juga berencana untuk membuat gambar raksaksa dari darah untuk menekankan tuntutan mereka. Beberapa hari terakhir lalu, para demonstran juga membuang darah yang sengaja diambil dari tubuh mereka.
Menurut gerakan protes, pemerintah sekarang berkuasa secara tidak sah setelah kudeta di tahun 2006 yang menggulingkan Thaksin Shinawatra.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.