Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 25 Mei RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Gedung ICC di Den Haag
Avatar Richard Walker
Map
Den Haag, Belanda
Den Haag, Belanda

Citra Belanda Sebagai Ibukota Hukum Internasional

Diterbitkan : 13 Maret 2011 - 4:45pm | Oleh Richard Walker (Foto: Gedung ICC di Den Haag)
Diarsip dalam:

Belanda banyak mendapat manfa'at karena dikenal sebagai negara terbuka, jujur dan adil. Citra tersebut, antara lain, berkat kedudukan beberapa pengadilan tingkat internasional di Den Haag.

Dan yang paling bergengsi, mungkin, Mahkamah Pidana Internasional, atau ICC. Lembaga tersebut, saat ini sedang mempelajari kemungkinan menuntut Muammar Gaddafi sebagai penjahat perang.

Berbagai negara dan perseorangan, yang berusaha mencari keadilan atas pelanggaran hukum internasional, datang mengadu ke Belanda. Yang kini menjadi pertanyaan adalah, apakah citra Belanda sebagai ibukota mahkamah hukum internasional akan tercemar oleh kasus pendaratan ilegal helikopter militer Belanda, di wilayah Libia?

Tak Ada Kaitan
ICC biasanya selalu menolak memberi tanggapan atas berbagai masalah politik. Namun, dalam kasus ini ICC menyatakan pada Radio Nederland bahwa kasus pelanggaran wilayah oleh helikopter militer Belanda tidak akan berdampak negatif pada lembaga mereka. Dalam hal ini, tidak ada kaitan apa pun, antara ICC dan Belanda, demikian tanggapan pihak ICC.

Jair van der Lijn, pakar operasi perdamaian di Institut Clingendael, di Den Haag, menyatakan pada Radio Nederland, citra Den Haag sebagai ibukota hukum internasional memang penting, dan tidak akan tercemar oleh insiden tersebut.

"Den Haag sebagai ibukota hukum internasional ... tentu saja membantu memberi citra positif Belanda ... namun saya meragukan, apakah citra tersebut akan tercemar jika suatu negara mencoba menyelamatkan warga mereka."

Sebentar lagi di Belanda akan berlangsung diskusi sengit mengenai operasi tersebut. Partai-partai oposisi menilai kegagalan operasi tersebut sebagai hal yang sangat memalukan.

Bersepeda Menerobos Lampu Merah
Jair van der Lijn, dari Institut Clingendael, mengingatkan, pelanggaran sebagaimana yang dilakukan oleh helikopter militer Belanda adalah sesuatu yang sering terjadi. Banyak negara lain juga melakukan operasi penyelamatan serupa di Libia. Ia menyatakan, orang harus melihatnya dari perspektif yang lebih luas.

"Memang ada perbedaan antara pelanggaran hukum yang satu, dengan yang lain ... misalnya pandangan orang di Belanda mengenai tindak pembunuhan dan bersepeda menerobos lampu merah ... akan sangat ganjil, jika pada suatu ketika, seorang terdakwa pelaku pembunuhan, ingin diperlakukan sama dengan pengendara sepeda yang menerobos lampu merah dengan mengatakan 'mengapa ia tidak dihukum, sedangkan saya harus dihukum'."

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Stedelijk Museum Amsterdam Dibuka untuk Pers
Stedelijk Museum di Amsterdam dibuka untuk pers Rabu (09/05), setelah...
Terapi Virtual untuk Korban Pelecehan Seksual
Tim psikolog Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, menggunakan...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET