Wakil presiden Amerika Serikat Joe Biden mengkritik rencana Israel yang akan membangun pemukiman Yahudi di Yerusalem Timur. Biden, yang saat ini tengah mengunjungi Israel, menentang keras pembangunan pemukiman tersebut. Keputusan itu keluar di waktu yang salah dan akan menghilangkan kepercayaan pada Israel yang justru dibutuhkan saat ini, jelas Biden.
Kemarin Israel mengumumkan membangun 1600 pemukiman di wilayah Yerusalem Timur yang diduduki Israel. Membangun di wilayah pendudukan bertentangan dengan hukum internasional. Biden berada di Israel untuk mengusahakan perjanjian perdamaian Israel - Palestina. Senin kemarin kedua partai bertikai memutuskan kembali berdiskusi tidak langsung tentang perdamaian. Palestina baru mau langsung bicara dengan Israel jika pembangunan pemukiman dihentikan.
Pembangunan wilayah pendudukan sudah sejak lama jadi masalah perundingan perdamaian. Bulan November lalu, Israel mengumumkan penangguhan 10 bulan pembangunan pemukiman di Tepi Barat Sungai Yordan. Tapi menurut Israel Yerusalem Timur tidak menjadi bagian dari penangguhan itu. Palestina menuntut Yerusalem Timur sebagai ibukota mereka.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.