Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 25 Mei RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
hak cipta
Avatar Robert Chesal
Map
Brussel, Belanda
Brussel, Belanda

Belanda Perlunak Undang Undang Hak Cipta

Diterbitkan : 13 Februari 2012 - 11:14am | Oleh Robert Chesal (Foto: 401K/ Public Domain Photos)
Diarsip dalam:

Generasi YouTube punya sekutu baru dalam “perang hak cipta”. Pemerintah Belanda ingin mengubah Undang Undang Hak Cipta sehingga pengguna media baru tetap bisa membuat remix kreatif dari konten yang dilindungi.

Den Haag tidak mau menunggu lagi kompromis dari Komisi Eropa.

“Kami semua pencinta YouTube,” kata Bernt Hugenholtz dari Komisi Hak Cipta Belanda. “Banyak video yang kami temukan di sana adalah remix kreatif dari material yang dilindungi hak cipta. Video tersebut kebanyakan lelucon, komentar politik, atau video konyol. Jika penegakan hukum dilakukan secara ketat, maka kami tidak bisa melakukan lagi hal-hal seperti itu.”

Risiko
Menurut Hugenholtz, Undang Undang Hak Cipta Eropa sudah kedaluarsa karena beberapa pengecualian atas penggunaan konten yang dilindungi, tidak memperhitungkan teknologi baru.

Ini juga berdampak terhadap dosen universitas seperti dia sendiri. Mereka diperbolehkan memakai bahan yang dilindungi hak ciptanya, tapi menghadapi risiko begitu memperlihatkan bahan yang sama lewat teknologi digital seperti papan tulis elektronik.

“Kebebasan adalah suatu hal bagus,” tambahnya. “Kami semua sependapat bahwa itu bagus untuk kreativitas seseorang, bisa membuat orang tertawa, dan tidak ada yang menderita. Pemegang hak cipta tidak dirugikan, jadi masuk akal jika diperbolehkan. Tapi lain dari di Amerika Serikat, Eropa tidak mempunyai norma-norma yang mengatur hal ini. Di Eropa itu sudah dianggap melanggar hukum.”

Memperlunak peraturan
Hugenholtz adalah guru besar pada Universitas Amsterdam dengan spesialisasi hak cipta. Jumat (10/02) ia membahas pendiriannya bersama para wakil pelbagai pemerintah Eropa, industri musik dan hiburan, pengusaha internet, pakar hukum, wartawan dan pustakawan.

Mereka berkumpul di Den Haag, menghadiri konferensi "Towards Flexible Copyright," yang diselenggarakan pemerintah Belanda.

Dalam konferensi tersebut, Menteri Muda Kehakiman Fred Teeven mengatakan tengah menyelidiki "sistem lebih fleksibel yang mengatur pengecualian hak cipta yang juga bisa diterapkan dalam konteks Eropa.”

Dalam kesempatan itu Teeven juga menganjurkan agar Belanda secara sepihak memperlunak peraturannya. Hal ini tidak disambut baik salah seorang tamu konferensi, yaitu kepala unit Komisi Eropa yang sedang merancang instruksi baru untuk mengharmonisasi Undang Undang Hak Cipta Uni Eropa

Bisnis besar
Marietje Schaake justru menyambut positif gagasan Teeven. Schaake salah satu anggota Parlemen Eropa yang mendukung kebebasan internet. Ia menegaskan bahwa pengambilan keputusan tentang Undang Undang Hak Cipta oleh Brussel dihalang-halangi kepentingan-kepentingan pribadi dalam industri hiburan dan penerbitan.

“Bukan hak kami untuk memastikan bahwa berapa model bisnis tertentu akan tetap bisa diterapkan dan tidak ada persaingan yang adil. Kami harus memastikan adanya persaingan dan pasar bebas, tapi kami juga harus melindungi kreativitas. Saat ini industri hiburan misalnya, mengambil keuntungan dari undang undang yang usang. Mereka akan berbuat apa saja untuk mencegah perubahan undang undang.”

Teknologi baru
Fred von Lohmann, kepala penasihat hak cipta Google, menyatakan selama abad terakhir, teknologi baru dan hak cipta saling bertentangan. 

"Dimulai dengan piano otomatis, siaran radio, siaran televisi, TV kabel, video recorder dan sebagainya. Masing-masing teknologi pada awalnya dianggap sebagai ancaman oleh pemegang hak cipta, katanya, "tetapi begitu pasar diperluas, hal tersebut menciptakan keuntungan jauh lebih banyak untuk jumah orang yang lebih banyak."

Oleh karena itu, Von Lohmann mengatakan kepada peserta di Den Haag, pemegang hak cipta harus merangkul teknologi baru daripada menakut-nakuti mereka. Dan pemerintah harus mengembangkan hak cipta yang fleksibel untuk memungkinkan pengembangan kreativitas.  

Tidak ada krisis kreativitas
"Anda lihat industri film tetap menikmati penghasilan yang sangat baik," kata penasihat Google. "Memang mereka harus menghadapi banyak masalah, tapi akhirnya ada lebih banyak kesempatan yang diciptakan oleh teknologi baru ini dibandingkan sebelumnya. Ada band baru menggunakan teknologi yang berbeda untuk mencapai penggemar lebih banyak. Jadi pastinya tidak ada krisis kreativitas. Ada lebih banyak musik, lebih banyak video dan lebih banyak penulisan daripada sebelumnya."

Von Lohmann yakin sudah waktunya bagi pemerintah di Eropa untuk membuat undang-undang hak cipta yang dapat digunakan untuk masa depan. Tidak seperti beberapa kelompok yang menyerukan pemikiran ulang radikal Undang-undang Eropa.

Ia yakin ada cukup ruang untuk memodifikasi aturan saat ini.

Penggunaan yang adil dalam UU hak cipta Amerika memungkinkan penggunaan terbatas material hak cipta tanpa izin dari pemegang hak.

Hal itu mencakup komentar, kritik, pelaporan berita, penelitian, pengajaran, pengarsipan dan beasiswa.

Sebaliknya, dalam hukum Eropa untuk perlindungan hak cipta ada pengecualian dan keterbatasannya. Kelonggaran tidak diberikan kepada pengadilan untuk menafsirkan.

Kritik menyatakan aturan Eropa tidak cocok untuk menghadapi laju perkembangan teknologi baru. Mereka juga percaya aturan Uni Eropa saat ini, jika diterapkan dengan ketat, melanggar batas kebebasan dasar penggunaan internet, seperti hak privasi.

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Stedelijk Museum Amsterdam Dibuka untuk Pers
Stedelijk Museum di Amsterdam dibuka untuk pers Rabu (09/05), setelah...
Terapi Virtual untuk Korban Pelecehan Seksual
Tim psikolog Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, menggunakan...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET