Belanda mendapatkan peringatan mengenai kebijakannya terhadap pencari suaka.
Mereka yang proses suakanya ditolak dan memiliki anak tidak boleh begitu saja dibiarkan tinggal di jalan. Hal ini diungkapkan oleh Komite Eropa untuk Hak-Hak Sosial berdasarkan rujukan sebuah organisasi hak anak-anak, Defense for Children.
Keluarga pencari suaka yang harus keluar dari Belanda, ditampung selama 12 minggu di Ter Apel. Jika mereka tidak bekerjasama dalam proses pemulangan maka mereka akan 'dibuang' dijalan. Menurut perkiraan ratusan anak tiap tahunnya berkeliaran di jalanan karena prosedur suaka orang tua mereka ditolak. Di Belanda anak-anak ini punya hak untuk mendapatkan pendidikan dan pelayanan kesehatan, tapi tidak untuk tempat penampungan.
Defense for Children melihat keputusan baru komite sebagai pengakuan perjuangan selama bertahun-tahuan menuntut hak mendapatkan tempat naungan untuk anak yang tidak punya hak tinggal. Keputusan ini tidak bisa mendapatkan kasasi.


















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.