Radio Netherlands Worldwide

SSO Login

More login possibilities:

Tutup
  • Facebook
  • Flickr
  • Twitter
  • Google
  • LinkedIn
Depan
Jumat 25 Mei RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET
Dirck Hals–"Musicerend gezelschap op terras", 1620-25
Avatar Philip Smet
Map
Haarlem, Belanda
Haarlem, Belanda

Bagaimana Caranya Berpesta pada Abad ke-17?

Diterbitkan : 14 November 2011 - 5:33pm | Oleh Philip Smet (Foto: Frans Hals Museum)
Diarsip dalam:

Minum, menari, makan dan bermain mata -walaupun sedikit kaku- dengan baju rapih atau pakaian sehari-hari. Museum Frans Hals di Haarlem, Belanda barat memperlihatkan bagaimana orang Belanda, dari orang kaya sampai petani miskin, berpesta pada abad ke-17.

Pada abad ke-17, juga disebut Abad Emas, Belanda salah satu negara terkaya di dunia. Kaum yang berada ingin memamerkan kekayaan dengan cara kalvinis, yaitu sederhana.

Pelukis seringkali mendapatkan tugas melukis potret megah. Tapi juga pesta-pesta meriah dijadikan lukisan.

Berpakaian mewah
Beberapa pelukis Haarlem menjadi terkenal karena lukisan-lukisan tersebut. Karya pelukis Dirck Hals berjudul "Buitenpartij" atau pesta di luar memperlihatkan sekelompok orang kaya berpakaian mewah. Di atas meja terletak beberapa buku.

Kakaknya, Frans Hals, juga pelukis terkenal, melukis perwira terkemuka mengenakan baju putih cemerlang. Tapi para laki-laki ini tidak lagi duduk rapih di meja, seperti terlihat pada banyak lukisan lain. Frans Hals memperkenalkan diri sebagai pembaharu yang memperlihatkan pengalaman hidup dalam karya-karyanya.

Pesta sebenarnya
Kelompok orang kaya, yang menghadiri makan-makan pada pernikahan Antonie Palamedesz tampil kaku dan tidak berpakaian meriah. Lain halnya dengan pesta-pesta gembira warga biasa. Pesta pernikahan petani atau kermis. Itu baru pesta yang sebenarnya. Dalam hal ini petani Belanda tidak bisa disebut kalvinis.

Bagi seorang pelukis - dan bagi kami sebagai penonton- pesta rakyat lebih bagus untuk ditonton.

  • Dirck Hals–&quot;Musicerend gezelschap op terras&quot;, 1620-25<br>&copy; Foto: Frans Hals Museum -  www.franshalsmuseum.nl
  • Frans Hals–Feestmaal van de officieren van de Cluveniersschutterij, 1624/27<br>&copy; Foto: Frans Hals Museum -  www.franshalsmuseum.nl
  • Jan Steen–Dansend paar, late jaren 1650, olieverf op paneel, 55,7 x 77,2 cm<br>&copy; Foto: Frans Hals Museum -  www.franshalsmuseum.nl
  • Jan Steen–De rederijkers, 1662-66, Philadelphia Museum of Art, John G. Johnson Collection, Philadelphia <br>&copy; Foto: Frans Hals Museum -  www.franshalsmuseum.nl
  • an Miense Molenaer–Boerenbruiloft, 1652, Frans Hals Museum, Haarlem<br>&copy; Foto: Frans Hals Museum -  www.franshalsmuseum.nl
  • Boerenvastenavond, ca. 1625, Limburgs Museum, Venlo, in bruikleen van Rijksmuseum, Amsterdam, schenking H. Teding van Berkhout, <br>&copy; Foto: Frans Hals Museum -  www.franshalsmuseum.nl
  • Pieter Codde– Vrolijk gezelschap met gemaskerde dansers, 1636, Koninklijk Kabinet van Schilderijen Mauritshuis, Den Haag<br>&copy; Foto: Frans Hals Museum -  www.franshalsmuseum.nl
  • Antonie Palamedesz- Feestmaal ter ere van het huwelijk van de dochter van Liesbeth van Waart, 1640, particuliere verzameling,<br>&copy; Foto: Frans Hals Museum -  www.franshalsmuseum.nl
  • Judith Leyster– Pekelharing, 1629, Frans Hals Museum, in langdurig bruikleen van het Rijksmuseum, Amsterdam<br>&copy; Foto: Frans Hals Museum -  www.franshalsmuseum.nl
  • Richard Brakenburgh –Sint Nicolaasfeest, 1685, Frans Hals Museum, Haarlem <br>&copy; Foto: Frans Hals Museum -  www.franshalsmuseum.nl

Diskusi

Kirim komentar

Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <p> <br>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

Video pilihan

Stedelijk Museum Amsterdam Dibuka untuk Pers
Stedelijk Museum di Amsterdam dibuka untuk pers Rabu (09/05), setelah...
Terapi Virtual untuk Korban Pelecehan Seksual
Tim psikolog Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, menggunakan...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET