Australia ingin meningkatkan bantuan kemanusiaan untuk Myanmar.
Namun tetap mempertahankan sanksi untuk rezim militer negara itu. Menteri Luar Negeri Australia, Stephen Smith, mengatakan pentingnya membantu Myanmar untuk membentuk sebuah pemerintahan sipil. Tahun ini Myanmar rencananya akan mengadakan pemilihan anggota parlemen. Penguasa militer mengatakan ini adalah langkah awal sebuah demokrasi dan akhir dari 50 tahun kekuasaan rezim militer.
Australia rencananya akan menambah bantuan sebanyak 40% untuk menangani kelaparan dan memperbaiki kesehatan dan pendidikan anak-anak.

Flickr, jezarnold_6.jpg)
















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.