Blokade internet sering dipakai pemerintahan otoriter. Tingkat kesulitan bloknya beragam, tapi ada kiat-kiat jitu menghindarinya. Walaupun tidak sepenuhnya aman.
Prinsip dasarnya: Anda mungkin cerdas, tapi agen rahasia atau dinas pengawas lebih pandai lagi.
Penelitian terbaru organisasi HAM Freedom House menyebutkan bahwa koneksi alternatif mungkin berguna, tapi masih belum aman. Baik mengunduh, mengunggah ataupun sekedar surfing saja. Warnet-warnet juga tidak memberi jaminan berinternet sepenuhnya anonim. Pemilik warnet bisa saja memantau prilaku pengguna dan melaporkan 'penyimpangan' kepada pihak berwajib.
Flashdisk
Jika program anti-blocking semakin populer, pihak berwajib bisa lebih sering memblok situs terkait. Peranti jinjing seperti flashdisk dan situs mirror (cerminan) menjadi penting.
Baik perusahaan nir-laba maupun komersial mengembangkan peranti lunak anti-blocking. Bukan saja sebagai pendukung kebebasan pers, tetapi juga karena berpegang pada prinsip sederhana. Bahwa semua informasi di internet harus bisa diakses semua orang. Di bawah ini gambaran singkat 11 peranti handal, beserta sisi positif dan negatifnya.
- Tor
Dikembangkan oleh Proyek Tor paling terkenal sebagai program anti-blokade dan peranti keamanan.
Plus: Mudah didapat dan mudah pula pemakaiannya. Dukungan teknis yang baik.
Minus: koneksi jadi lambat.
- Psiphon
Dikembangkan CitizenLab dari University of Toronto. Koneksi lewat berbagai server di beberapa negara. Sehingga sumbernya sulit dilacak. Pengguna masuk lewat undangan Psiphon, sehingga tidak mudah disalahgunakan.
Plus: Program tidak perlu didownload. Cocok untuk di warnet-warnet.
Minus: Dengan perisai built-in undangan, maka orang tidak bisa begitu saja masuk kalau tidak punya teman yang sudah pengguna. Selain itu Psiphon punya sertifikat keamanan yang resmi. Koneksi jadi lambat.
- Ultrasurf
Produk Ultrareach, mitra Global Internet Freedom Consortium. Program mandiri yang beroperasi di platform Windows.
Plus: mudah digunakan. Tidak meninggalkan jejak ketika di-uninstall.
Minus: Peranti ini punya nama buruk, karena di masa lalu diduga pernah menyebar virus.
- YourFreedom
Buatan Reichert Network Solutions Program gratisan, tapi punya keterbatasan. Versi upgrade-nya lebih bagus tapi harus bayar.
Plus: Dukungan teknis yang baik.
Minus: Kemampuan terbatas pada versi gratisan, khususnya untuk mengirim data.
- JAP
Hasil pengembangan JonDonym, bagian komersial Universitas Dresden Jerman.
Plus: Portable, cocok untuk warnet. Layanan terpercaya, kode open source. Kesalahan dalam disain bisa diperbaiki.
Minus: Masih dalam versi beta atau percobaan. Koneksi jadi lambat.
- Gpass
Karya World's Gate Inc. (partner Global Internet Freedom Consortium.) Selain menyediakan koneksi aman, juga menawarkan informasi enkripsi.
Plus: Berbagai rute yang aman, mudah menginstal.
Minus: Harus diinstal di komputer dari situs consorsium. Rejim-rejim represif memblokir situs ini, sehingga programnya sulit didapat.
- Google Cache, Reader dan Translation
Dikembangkan mesin pencari Google. Berguna untuk nemukan informasi, karena alasan keamanan maka tidak cocok untuk disebar.
Plus: bisa diakses dari setiap lokasi, dengan syarat Google dan Gmail tidak ditutup.
Minus: koneksi tidak aman.
- GTunnel
Garden Networks for Information Freedom, punya sejarah panjang di bidang perangkat lunak anti-blocking untuk pengguna di Cina.
Plus: cocok untuk Microsoft Windows. Pengguna bisa mengirimkan informasi ke GTunnel lewat Tor atau Skype. Pengamanan ganda yang menjadikan koneksi internet lebih aman dan anonim, tapi juga lamban. Bisa menjadi kelemahan untuk negara yang masih menggunakan internet lewat koneksi telepon.
Minus: Jumlah server terbatas, terutama di Taiwan.
- Freegate
Dynamic Internet Technology (DIT) menggunakan sejumlah kecil proxy-server di Taiwan dan Amerika Serikat.
Plus: mudah dalam pemakaian dan bisa beroperasi dari flashdisk, jadi bisa dibawa ke warnet.
Minus: bermacam versi dari program yang sama. Status tidak jelas. Jumlah server terbatas. Keamanan diragukan.
- Dynaweb
Hasil pengembangan Dynamic Internet Technology (DIT)
Awalnya untuk Cina, tapi sekarang dipakai juga di Iran. Beroperasi pada server proxy.
Plus: mudah pemakaian.
Minus: Server proxy yang tersedia tidak aman. Analis bisa dengan mudah melacak pengguna Dynaweb. Tidak ada data ilmiah tentang efektivitas Dynaweb. Tidak jelas, apa yang dilakukan pengembang dengan data pribadi pengguna.
- Hotspot Shield
Asalnya buatan AnchorFree untuk pengguna yang memakai koneksi WiFi tanpa pengaman. Tidak khusus untuk publik di negara berrejim represi. Hotspot Shield memasang iklan tanpa diminta.
Plus: koneksi lewat VPN.
Minus: Komputer menyimpan data bahwa pemakai pernah mendownload program ini, sekalipun instalasi sudah tuntas. Kalau komputer disita pihak penguasa, bisa berbahaya. Pengguna menerima iklan pribadi, pengiklan boleh memakai cookie. Tidak cocok untuk penduduk negara yang tidak demokratis.






















Kirim komentar
Komentar harus sesuai topik dan tidak boleh melebihi 150 kata. RNW berhak menghapus komentar di luar topik atau mengandung unsur penghinaan. Komentar merupakan tanggung jawab pribadi si pemberi komentar dan tidak mencerminkan sikap RNW, kecuali ditegaskan demikian.